Beta-Blocker Untuk Mencegah Varices Esophagus Pada Pasien Dengan Sirosis

Oleh: Roberto J. Groszmann, M.D. dalam (N Engl J Med 2005;353:2254-61)

Nonselective beta-adrenergic blockers secara luas diketahui dapat menurunkan tekanan portal dan mencegah perdarahan akibat pecahnya varises. Keefektifan obat tersebut dalam mencegah varices sampai sekarang belum diketahui. Nonselective beta-adrenergic blockers menurunkan tekanan portal dengan cara mengurangi aliran pada vena portal sebagai akibat dari penurunan cardiac output (blockade β1-Adrenergik) dan penurunan aliran darah splanchnic (blockade β2-Adrenergik). Secara acak telah diteliti bahwa nonselective beta-blockers mencegah pecahnya varises pada pasien dengan varises. Penting untuk mengetahui adanya peningkatan tekanan portal pada seseorang sehingga bila cepat diturunkan makan dapat mencegah varises gastroesofageal. Akan tetapi pada kenyataannya dari penelitian eksperimen yang telah dilakukan didapatkan  bahwa beta-blocker mencegah peningkatan portosistemic pembuluh darah kolateral. Oleh karena itu maka sekarang perlu dilakukan penelitian terhadap efek dari nonselective beta-blockers dalam mencegah varises gastroesofageal dan menilai apakah hepatic venous pressure gradient (HVPG) atau gradient tekanan vena portal berguna dalam memperkirakan perkembangan varises.

Penelitian dilakukan terhadap 213 pasien yang didiagnosa dengan sirosis dan hipertensi portal (minimal HVPG 6 mmHg) yang kemudian diberikan timolol, obat nonselective beta-blocker (108 pasien) dan placebo (105 pasien). Poin utama yang dinilai dan diperhatikan disini adalah perkembangan dari varises gstroesofageal ataupun pecahnya varises. Pemeriksaan endoskopi dan pengukuran HVPG dilakukan setahun sekali.

Pada pertengahan masa penelitian didapatkan bahwa poin utama yang dinilai tidak berubah secara signifikan baik pada kelompok yang mendapat timolol ataupun placebo. Juga tidak ditemukan perubahan signifikan baik dari besarnya asites, ensefalopati, transplantasi hati, bahkan kematian. Efek samping yang berat lebih sering ditemukan pada kelompok timolol dibandingkan placebo (18% vs 6%). Kecepatan pembesaran varises sedikit lebih lambat pada pasien dengan HVPG dibawah 10 mmHg ataupun pada pasien yang mengalami penurunan HVPG lebih dari 10 mmHg pada tahun pertama dibandingkan pada pasien dengan peningkatan HVPG lebih dari 10 mmHg pada tahun pertama.

Sebagai kesimpulan dari penelitan ini adalah Nonselective beta-blockers tidak efektif dalam mencegah varises pada pasien dengan sirosis dan hipertensi portal.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s