Peran Nimodipine Pada Stroke Akut

NIMODIPINE
Nimodipine adalah Calcium chanel blocker yang pada awalnya dikembangkan sebagai obat untuk hipertensi. Akan tetapi jarang digunakan untuk terapi hipertensi, melainkan digunakan untuk mencegah komplikasi mayor dari perdarahan subarachnoid. Pada saat ini nimodipine dipercaya merupakan obat utama untuk vasospasme akan tetapi tidak ada bukti yang konkrit.6

Dosis
Dosis regular adalah 60 mg setiap 4 jam. Jika pasien tidak mungkin untuk mengkonsumsi obat oral maka dipakai intravena infus 1-2 mg setiap jam (dosis bisa diturunkan jika pasien kurus dan tekanan darah yang rendah).1

Penggunaan
Karena nimodipine selektif dalam pembuluh darah otak makanya digunakan sebagai pencegahan vasospasme serebral, komplikasi perdarahan subaraknoid, dan lebh spesifik lagi untuk rupture berry aneurisma.2 pemberian pertama diberikan 4 hari pasca stroke dan dipertahankan selama 3 minggu. Sampai saat ini penggunaan nimodipine IV masih menjadi kontroversi. 3

Farmakokinetik

  • Absorbsi

Pada manusia, secara primer nimodipine diberikan secara oral dan mencapai kadar puncak dalam plasma selama 1,5 jam. Pasien yang mengkonsumsi obat antikonvulsan dapat menurunkan konsentrasi nimodipine dalam plasma, sedangkan pada pasien yang menkonsumsi sodium valproate malah sebaliknya.

  • Metabolisme

Nimodpine dimetabolisme dalam sel hepar di hati, sebuah proses yang diatur oleh cytochrome P-4503A (CYP3A). Metabolisme ini dapat dihambat secara sempurna oleh antibiotic troleondomycin ataupun oleh ketokenazol.4

  • Ekskresi

Berdasarkan studi pada mamalia sebanyak 40-50 % dosis diekskresikan lewat urin. Kadar residu dalam tubuh monyet tidak lebih dari 1,5%.5

 

Kontraindikasi
Nimodipine jangan diberikan pada keadaan hipotensi, edema, mual atau malasah pencernaan lainnya. Kontraindikasi diberikan pada pasien dengan angina pectoris ataupun infark miokard lebih dari satu bulan.

Walaupun nimodipine sering digunakan melalui IV dimasa lalu, pada januari 2006 FDA memberi peringatan bahwa pemberian IV dapat mengarah ke komplikasi berat, maka oleh dasar itu dikeluarkan peringatan yang ditulis di kemasan obat. 7

NIMODIPINE PADA STROKE
Nimodipine merupakan calcium channel antagonist L-tipe yang dipercaya meningkatkan fungsional neurologis pada kasus stroke akut. Di banyak penelitian dikatakan bahwa nimodipine berperan sebagai neuroprotektan pada kasus subarachnoid hemorrhagic (SAH).9 Sebagaimana dengan calcium channel blocker lainnya, nimodipine merupakan agen antihipertensi dan salah satu mekanisme aksinya adalah sebagai vasodilator, yang menurunkan resistensi pembuluh darah perifer.

Penggunaan nimodipine baik secara IV ataupun oral sampai saat ini masih menjadi kontroversi dikalangan ilmuwan.3 Niaz (2000) dalam hasil penelitiannya mengatakan bahwa penggunaan nimodipine IV memang dapat menurunkan tekanan darah­­ sistol dan diastole selama beberapa hari pertama. Akan tetapi setelah beberapa lama kondisi pasien memburuk pada kelompok yang menerima nimodipine IV dosis tinggi. Akan tetapi menurut peneliti, hasil yang mereka dpatkan belum cukup untuk menegaskan bahwa nimodipine tidak memiliki sifat neuroprotektif.8

Pada penelitiannya Horn et al juga menyatakan bahwa dari 454 pasien stroke  (225 mendapat nimodipine, 229 placebo) nimodipine tidak memberikan efek apapun. Setelah 3 bulan pemberian obat 32% dari pasien yang mendapat nimodipine kondisinya memburuk dibandingkan dengan 27% pasien placebo. 14 Begitu juga dengan Kronvall (2009) yang meneliti 106 pasien dengan SAHyang secara acak mendapat nimodipine baik IV maupun oral. Pasien diamati setidaknya 10 hari setelah kejadian. Dari hasil penelitian dikatakan bahwa tidak ada perbedaan klinis yang signifikan antara pemberian nimodipine secara oral maupun Intravena dalam usaha mencegah vasospasme sebagai akibat dari SAH.15

referensi:

  1. Janjua N, Mayer SA (2003). Cerebral vasospasm after subarachnoid hemorrhage. Current opinion in critical care 9 (2): 113–9.
  2.  FDA approved Labeling text. NIMOTOP (nimodipine) CAPSULES For Oral Use,  Food and Drug Administration. 12/2005. Retrieved 2009-07-21.
  3. Allen GS, Ahn HS, Preziosi TJ, et al. (1983). Cerebral arterial spasm–a controlled trial of nimodipine in patients with subarachnoid hemorrhage. N. Engl. J. Med. 308 (11): 619–24.
  4. http://www.chinaphar.com/1671-4083/21/690.pdf
  5. http://www.ionchannels.org/showabstract.php?pmid=4096729
  6. Rang, H. P. (2003). Pharmacology. Edinburgh: Churchill Livingstone. ISBN 0-443-07145-4.
  7. Information for Healthcare Professionals: Nimodipine (marketed as Nimotop). Postmarket Drug Safety Information for Patients and Providers. Food and Drug Administration. Retrieved 2009-07-21.
  8. Niaz A, Per N, Nils Gunnar W. (2000) Effect of Intravenous Nimodipine on Blood Pressure and Outcome After Acute Stroke. American heart Journal.
  9. Worthley LIG, Holt AW. Acute ischaemic stroke: Part II. The vertebrobasilar circulation. Critical Care and Resuscitation 2000;2:140-145.
  10. Sacco RL, Wolf PA, Bharucha NE, Meeks SL, Kannel WB, Charette LJ, McNamara PM, Palmer EP, D’Agostino R. Subarachnoid and intracerebral hemorrhage: natural history, prognosis, and precursive factors in the Framingham Study. Neurology 1984;34:847-854.
  11. Knekt P, Reunanen A, Aho K, Heliovaara M, Rissanen A, Aromaa A, Impivaara O. Risk factors for subarachnoid hemorrhage in a longitudinal population study. J Clin Epidemiol 1991;44:933-939.
  12. Phillips LH 2d, Whisnant JP, O’Fallon WM, Sundt TM Jr. The unchanging pattern of subarachnoid hemorrhage in a community. Neurology 1980;30:1034-1040.
  13. Taylor CL, Yuan Z, Selman WR, Ratcheson RA, Rimm AA. Cerebral arterial aneurysm formation and rupture in 20,767 elderly patients: hypertension and other risk factors. J Neurosurg 1995;83:812-819.
  14. Horn J, Haa  RJ, Vermeulen M, Limburg M.  Very Early Nimodipine Use in Stroke (VENUS). American Heart Association. 2001:461-465
  15. Kronvall E, Undren P, Romner B, Saveland H, Cronqvist M, Nilsson OG. Nimodipine in aneurysmal subarachnoid hemorrhage: a randomized study of intravenous or peroral administration. J Neurosurg. 2009 Jan;110(1):58-63.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s